Launch New Anugrah...


Alhamdulillah...

Dengan penuh syukur kami mempersembahkan QESYA di
http://Qesya.com dan http://QesyaShop.blogspot.com hanya untuk Anda, customer loyal dan semua customer Anugrah.

Semoga menambah keberkahan dan keridhoan Allah SWT pada Anugrah offline, Anugrah online, dan semua yang terlibat.

Amien.



Tuesday, November 30, 2010

Evaluasi Akhlak

Kali ini mo sharing materi yang tak dapat. Kalo ada yang kurang pas, terbuka untuk menampung masukan2-nya, untuk perbaikan ke depan.

Untuk Evaluasi akhlak, ada 4 tingkatan :

1. Sholihat.
Artinya jiwa yang lurus, bersih, tenang. Akhlak ini penting karena sebagai syarat agar kita mendapatkan rahmat dan barakah Allah SWT. Dan apabila sudah mendapat rahmat dan barakah Allah SWT, tidak ada lagi yang diharapkan selain itu.

Ya iyalah... dengan nominal yang sama, plus rahmat dan barakah Allah SWT, maka manfaat yang diperoleh akan lebih banyak. Sedangkan kalo tanpa barakah Allah, sangat mudah bagi-Nya untuk mengambil kembali harta yang pernah mampir di kantong kita dalam sekejap. Sakit misalnya. Kecurian. Hilang entah dimana. dst nya.

Akhlak sholihat dibangun dengan kedekatan kita dengan Al Qur'an, sunnah, dan riwayat orang2 baik.

2. Qonitat.
Artinya orang yang taat. Cause hati yang selamat, yang sudah lurus, tidak akan kokoh kalau tidak melakukan ketaatan2. Dan ketaatan ini, diuji dengan perintah2 untuk melakukan sesuatu.

Tanda2 kita punya jiwa qonaah adalah selalu menerima apa yang terjadi, karena apa yang kita inginkan, tidak selalu diberikan. Cause Allah SWT akan selalu membersihkan kita, membersihkan kekurangan2 kita, supaya kita bisa lebih dekat dengan-Nya.

What we must do is... mengerti perintah yang Allah SWT berikan, dan melakukannya. Problemnya kadang2 kita gak mengerti hikmah yang harus kita ambil. Gak ngerti kenapa dan harus bagaimana. Karena itu, akhlak solihat menjadi syarat supaya hikmah lebih mudah kita tangkap, dan kita lebih mudah mengerti apa yang Allah SWT perintahkan untuk kita lakukan, sehinga kita juga lebih mudah untuk melakukannya.

3. Hafidzhot.
Artinya memelihara. Means tugas kita adalah memelihara agama, jiwa, akal, kehormatan, dll. Dan bukan menyelesaikan. Apabila kita mendapat ujian, tugas kita 'hanya' memelihara supaya kita tetap di rel yang benar. Dan bukan menyelesaikan. Karena selesainya suatu ujian itu wewenang Allah SWT, kapan Dia berkenan mencabut ujian, dan kapan tetap membiarkannya.

Misalnya apabila gagal ujian CPNS, tugas kita adalah memelihara agama, jiwa, akal, dan kehormatan agar tetap sesuai dengan tuntunan-Nya. Sedangkan penyelesaiannya, apakah segera mendapat pekerjaan lain, atau mendapat beasiswa untuk sekolah lagi, atau bahkan tetap menjadi pencari kerja, itu diluar wewenang kita.

4. Azimah.
Artinya wanita yang kokoh dalam setiap langkahnya. Profesional. Dalam pandangan Islam, profesional itu berarti seimbang, kokoh dalam setiap langkah, semua langkahnya. Bukan hanya di salah 1 bidang. Jadi bukan profesional namanya apabila sukses karier, tetapi keluarga kurang terurus, misalnya. Dan itu di setiap langkah yang dilakukan.
Jadi setiap sebelum melangkah, selalu dipertimbangkan efeknya dari seluruh aspek. Itulah profesional dalam Islam : seimbang di semua sisi.

Misalnya, sebagai ibu, ada saat2 tertentu anak2 'rewel' dan minta dimandikan, atau diurus orang tuanya di pagi hari. Sementara apabila dituruti, sudah pasti akan terlambat berangkat kerja. Atau kebalikannya, ada saat2 tertentu pekerjaan kantor menuntut waktu yang lebih, sehingga tidak bisa pulang menemui anak2 pada waktunya. Pemilihan2 keputusan seperti ini akan ditemui setiap hari dan setiap saat. Wanita yang sudah berakhlak azimah, profesional, yang kokoh dalam setiap langkahnya, akan dapat memilih mana yang lebih banyak manfaat dan mengurangi mudhorotnya.

Demikian sharing hari ini, semoga bermanfaat...

Foto diambil dari hasil googling di internet.

0 comments: