1. Evaluasi
Evaluasi hidup kita, apakah sudah dalam rangka mengharapkan pertemuan dengan Allah SWT di Syurga. Apakah kita sudah terdorong untuk melakukan segala sesuatu sebagai persiapan untuk pertemuan dengan-Nya. Apakah kita senantiasa menjaga kualitas iman kita, sehingga pada saatnya kita bertemu, kita memang sudah siap dan memiliki tiket untuk bertemu dengan-Nya.
2. Merasa nikmat ketika bermunajat.
Bagaimana caranya supaya merasa nikmat ? Karena kita senang. Apapun yang dilakukan, apabila kita senang melakukannya, maka akan terasa nikmat. Demikian pula bermunajat kepada-Nya, akan terasa nikmat bila kita merasa senang melakukannya.
Diusahakan dengan mencari cara agar senang pada apa yang diberikan pada kita, karena dengan menyenangi apapun yang Allah berikan, akan mendatangkan energi yang besar.
Untuk mengupayakan supaya senang, maka kita kudu punya perhatian agar apapun yang kita lakukan punya nilai lebih di hadapan Allah SWT.
3. Merasa senang dalam perjalanan menuju Allah SWT.
Bagaimana caranya ? Dengan menjaga sikap hati :
* untuk selalu bersyukur, dengan cara selalu memuji-Nya, termasuk dengan lisan kita.
* untuk selalu sabar
* untuk ridho
Ridho dapat diukur dari kata-kata yang keluar dari lidah kita. Apabila kita ridho, maka kata2 yang keluar akan menbuat diri sendiri dan orang lain merasa tenang. Apabila gak bisa, maka akan lebih memilih untuk diam.
Dan menjaga sikap jasad : menjaga amalan yang kita lakukan, sehingga selalu terlihat berseri apapun yang kita alami, apapun yang Allah berikan untuk kita alami.
0 comments:
Post a Comment