Tuesday, October 25, 2011

SABAR, Sifat Orang Beriman -- PART 1


Dicuplik dari Sabar, Sifat Orang Beriman, Tafsir Tematik Al Quran, DR. Yusuf Al Qaradhawi.
*** PART 1
Seperti Allah mencipta iblis untuk Adam,  Namrud untuk Ibrahim, Firaun untuk Musa, dan Abu Jahal untuk Muhammad SAW, demikian pula kaum mukminin; mereka adalah manusia yang paling  berat cobaan dan tantangannya sesudah para nabi. 

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap tiap nabi itu musuh yaitu setan2 (dari jenis) manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang palsu dan menipu…” (QS Al An’am : 112)
Surga memang memerlukan harga karena merupakan’barang dagangan’ yang amat mahal. Tidak ada jalan lain bagi yang ingin masuk kedalamnya kecuali harus membayar harga. Para nabi telah membayar harga tersebut sebelum ini, maka orang2 sesudahnya pun harus membayar harga yang sama, yang berupa : sabar atas cobaan yang menimpa harta, penderitaan yang menimpa badan, dan guncangan yang melukai jiwa.
Guncangan jiwa ini harus mencapai batas dikatakan kepadanya oleh para rasul : kapankah datang pertolongan Allah ? Sampai mereka telah lama menanti pertolongan tersebut, telah lama mengalami penderitaan dan penyiksaan musuh : Kapankah pertolongan Allah yang dijanjikan itu tiba ?
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang2 terdahulu sebelum kamu ? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam2 cobaan) sehingga berkata Rasul dan orang2 yang beriman bersamanya; bilakah datangnya pertolongan Allah? Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS al Baqarah : 214)
Kenapa cobaan itu perlu bagi kaum mukminin :
1.   Pembersihan orang2 mukminin dari orang2 munafik dan orang2 yang di dalam hatinya ada penyakit. Sebab antara yang baik dan buruk, antara yang sehat dan yang berpenyakit, antara yang asli dan yang palsu; hanya dapat dibedakan setelah melalui cobaan berat, tribulasi dan ujian, sebagaimana emas murni tidak dapat dibedakan dari yang palsu kecuali harus diuji dengan api.
“Allah sekali kali tidak akan membiarkan orang2 yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin)… “ (QS Ali Imran : 179)
2.   Pembinaan bagi orang2 mukmin, pembersihan tambang mereka, dan penyucian penyakit yang ada di hati mereka.
3.   Menambah bekal dan kedudukan mereka di sisi Allah, sebab hal itu dapat mengangkat derajat dan menambah kebaikan2 mereka. Atau minimal menghapuskankesalahan2 dan dosa2 mereka sehingga mereka berjalan di atas bumi tanpa membawa dosa dan kesalahan; karena telah dicuci oleh cobaan2 tersebut secara bersih.

To be continued....
Gambar diambil dari sini.

No comments: