Dicuplik dari Sabar,
Sifat Orang Beriman, Tafsir Tematik Al Quran, DR. Yusuf Al Qaradhawi.
*** PART 1
Seperti Allah mencipta iblis untuk Adam, Namrud untuk Ibrahim, Firaun untuk Musa, dan
Abu Jahal untuk Muhammad SAW, demikian pula kaum mukminin; mereka adalah
manusia yang paling berat cobaan dan
tantangannya sesudah para nabi.
“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap tiap nabi itu musuh yaitu
setan2 (dari jenis) manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada
sebagian yang lain perkataan yang palsu dan menipu…” (QS Al An’am : 112)
Surga memang memerlukan harga karena merupakan’barang
dagangan’ yang amat mahal. Tidak ada jalan lain bagi yang ingin masuk
kedalamnya kecuali harus membayar harga. Para nabi telah membayar harga
tersebut sebelum ini, maka orang2 sesudahnya pun harus membayar harga yang
sama, yang berupa : sabar atas cobaan yang menimpa harta, penderitaan yang
menimpa badan, dan guncangan yang melukai jiwa.
Guncangan jiwa ini harus mencapai batas dikatakan kepadanya
oleh para rasul : kapankah datang pertolongan Allah ? Sampai mereka telah lama
menanti pertolongan tersebut, telah lama mengalami penderitaan dan penyiksaan
musuh : Kapankah pertolongan Allah yang dijanjikan itu tiba ?
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum datang
kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang2 terdahulu sebelum kamu ? Mereka
ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam2
cobaan) sehingga berkata Rasul dan orang2 yang beriman bersamanya; bilakah
datangnya pertolongan Allah? Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat
dekat.” (QS al Baqarah : 214)
Kenapa cobaan itu perlu bagi kaum mukminin :
1. Pembersihan orang2 mukminin dari orang2 munafik
dan orang2 yang di dalam hatinya ada penyakit. Sebab antara yang baik dan
buruk, antara yang sehat dan yang berpenyakit, antara yang asli dan yang palsu;
hanya dapat dibedakan setelah melalui cobaan berat, tribulasi dan ujian,
sebagaimana emas murni tidak dapat dibedakan dari yang palsu kecuali harus
diuji dengan api.
“Allah sekali kali tidak akan
membiarkan orang2 yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini sehingga Dia
menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin)… “ (QS Ali Imran :
179)
2. Pembinaan bagi orang2 mukmin, pembersihan
tambang mereka, dan penyucian penyakit yang ada di hati mereka.
3. Menambah bekal dan kedudukan mereka di sisi
Allah, sebab hal itu dapat mengangkat derajat dan menambah kebaikan2 mereka.
Atau minimal menghapuskankesalahan2 dan dosa2 mereka sehingga mereka berjalan
di atas bumi tanpa membawa dosa dan kesalahan; karena telah dicuci oleh cobaan2
tersebut secara bersih.
To be continued....
Gambar diambil dari sini.
0 comments:
Post a Comment